Kondisi Ekonomi

MATA PENCAHARIAN

Desa Pokoh Kidul merupakan salah satu desa yang memiliki wilayah yang bersentuhan langsung dengan perairan Waduk Gajah Mungkur. Kondisi geografis tersebut, jenis pekerjaan yang cukup diandalkan oleh oleh masyarakat Desa Pokoh Kidul yaitu petani, buruh tani dan nelayan.

Pada sektor perikanan, nelayan terbagi ke dalam kelompok-kelompok nelayan berdasarkan wilayah tempat tinggal mereka. Desa Pokoh Kidul sendiri memiliki enam kelompok nelayan. Seorang nelayan yang telah tergabung menjadi anggota kelompok nelayan, biasanya memiliki izin tangkap sebagai tanda legal untuk menangkap ikan di wilayah perairan Desa Pokoh Kidul.

Di sektor pertanian, petani biasa mengambil persediaan air langsung dari perairan Waduk Gajah Mungkur guna mengairi ladang mereka. Terkhusus pada musim kemarau, para petani memanfaatkan lahan pasang surut untuk dijadikan ladang tanaman palawija.

Di sisi lain, banyak juga masyarakat Desa Pokoh Kidul yang berprofesi sebagai peternak sapi, peternak kambing dan peternak ayam. Terbukti dari banyaknya masyarakat yang memiliki bangunan kandang hewan ternak yang bergabung atau bersampingan dengan tempat tinggalnya. Profesi peternak masih dianggap sebagai profesi yang cukup menjanjikan.

(Referensi: Data Primer Balai Desa Pokoh Kidul Tahun 2019)

NELAYAN

Kekayaan hayati dan ekosistem pada Waduk Gajah Mungkur secara otomatis mendorong nelayan untuk dapat mengelola dan memanfaatkan hasil tangkap Waduk Gajah Mungkur semaksimal mungkin. Adapun hasil tangkap yang dihasilkan setiap tahunnya mencapai lebih dari 800 ton ikan. Sehingga, tidak heran terdapat banyak nelayan yang menangkap ikan setiap harinya.

(Referensi: www.detik.com)

 

PETANI dan BURUH TANI

Disamping aktivitas keseharian menangkap ikan, tak sedikit nelayan yang memiliki pekerjaan sampingan yakni sebagai petani atau buruh tani yang mengurus ladang persawahan. Hal ini dikarenakan jumlah hasil yang cenderung tidak menentu. Terkhusus pada musim kemarau, banyak nelayan, petani dan buruh tani yang memanfaatkan lahan pasang surut dengan cara menanaminya dengantanaman yang menghasilkan hasil panen yakni seperti kacang dan jagung ata juga biasa disebut palawija (tanaman selain padi).

 

STATISTIK PEKERJAAN

Walaupun sektor perikanan dan pertanian menjadi sektor andalan masyarakat Desa Pokoh Kidul, setelah diadakan pendataan, didapatkan hasil bahwa jenis pekerjaan dengan angka tertinggi ditempati oleh profesi karyawan swasta sejumlah 1000 orang dan kemudian di posisi kedua tertinggi adalah petani sejumlah 989 orang. Dengan rasio ketergantungan sebesar 44%, yakni setiap 100 penduduk usia produktif mempunyai beban tanggungan sebanyak 44 orang yang belum produktif/ tidak produktif.

(Referensi: Data Primer Balai Desa Pokoh Kidul Tahun 2019)

PETERNAKAN

Desa Pokoh Kidul memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Keadaan ini dimanfaatkan oleh beberapa masyarakat termasuk oleh para nelayan dan petani. Sehingga tak sedikit nelayan dan petani yang juga merupakan peternak di rumahnya. Mayoritas peternak memiliki kandang ternak disebelah rumahnya. Seperti pada umumnya, hewan ternak yang dikembangbiakan ialah sapi, kambing dan ayam. Selain memanfaatkan daging dan susunya, feses atau kotoran hewan juga dapat diolah dan menghasilkan beberapa produk seperti pupuk. Adapun terobosan yang telah terealisasi ialah pembuatan produk Pupuk Organik Cair (POC) oleh kelompok nelayan Sari Tirto, Dusun Norogo, Desa Pokoh Kidul. Melalui produk tersebut, masyarakat percaya bahwa dalam jangka akan tercipta peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

(Referensi: Kelompok Nelayan Sari Tirto, Dusun Norogo, Desa Pokoh Kidul)

 

 

Oleh :

Anto Hartoto (Akutansi’2016)

KKN-PPM UGM 2019
Unit JT-181

Facebook Comments