Gerakan Sapu Bersih di Dusun Norogo

Gerakan Pemantauan Jentik Berkala / PJB secara rutin dilakukan oleh Kader Kesehatan dan seluruh masyarakat Dusun Norogo Rt 3 Rw 7 Desa Pokoh Kidul. Kegitan ini bertujuan untuk memantau jentik nyamuk DBD, yang diikuti oleh seluruh masyarakat dusun dengan dipimpin langsung oleh Sunarto Kepala Dusun Norogo. Dari 30 rumah yang dipantau angka bebas jentiknya adalah lebih dari 95%, hal ini menunjukan bahwa vector penyakit DBD di dusun tersebut bisa dikendalikan. Masyarakat yang rutin dalam melakukan PSN / Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M ( menguras, menutup dan menimbun ) ternyata efektif untuk memutus mata rantai penyakit tersebut. Dan wilayah dusun Norogo dinyatakan bukan daerah endemis penyakit DBD karena hampir 3 tahun lebih tidak ada laporan penyakit DBD.

Masyarakat Dusun Norogo Rt 3/7 Pokoh Kidul dalam Gerakan Sapu Bersih

Selain itu ada Gerakan Sapu Bersih, yaitu suatu gerakan kebersihan lingkungan yang dilaksanakan setiap hari Minggu di dusun tersebut, yang juga dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Norogo. Gerakan ini adalah suatu kegiatan untuk membersihkan lingkungan secara serentak di seluruh pelosok dusun Norogo Rt 3 Rw 7 Pokoh Kidul.  Dengan menggunakan seragam kaos warna hijau muda dengan tulisan Gerakan Sapu Bersih, masyarakat sangat antusias dalam kegiatan tersebut, dalam suasana penuh kegembiraan sehingga mampu menjadikan sarana komunikasi yang efektif di dusun tersebut.

Usai melakukan gerakan sapu bersih, masyarakat makan bareng dengan sayur dan buah-buahan

Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan unggulan masyarakat dusun Norogo dalam mewujudkan salah satu program Bupati Wonogiri yaitu “sehat wargane”. Usai kegiatan tersebut seluruh masyarakat dusun yang melaksanakan kegiatan gerakan sapu bersih mengadakan makan bersama. Dalam menu makan tersebut  juga ada nasi thiwul ciri khas makanan Wonogiri, juga disediakan sayuran serta buah-buahan.

Gerakan sapu bersih untuk mewujudkan “sehat wargame”

Imelda Tuti N bidan desa yang bertugas di Desa Pokoh Kidul selalu memberikan motivasi kepada masyarakat, bahwa Germas atau gerakan masyarakat untuk hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan, aktifitas fisik dan makan buah serta sayur dalam satu rangkaian Gerkan Jumat bersih dan Gerakan Sapu Bersih. Banyak  sekali nilai-nilai positifnya yang bisa dikembangkan diantaranya adalah kerjasama, gotong royong semua warga utk peduli lingkungan lingkungan yangg bersih akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Imelda Tuti , Bidan yang bertugas di Desa Pokoh Kidul

Menanggapi hal tersebut Kepala UPTD Puskesmas Wonogiri 1 dr. Pitut Kristiyanta Nugraha, MM menyatakan bahwa kegiatan yang berbasis partisipatif oleh masyarakat dusun tersebut, untuk mewujudkan masyarakat yang peduli dan berbudaya lingkungan, untuk itu masyarakat perlu dilibatkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pembiasaan kebersihan lingkungan. Terwujudnya Dusun Norogo yang bersih dan nyaman akan memberikan suasana yang kondusif untuk bermasyarakat. Selain itu, dengan pembiasaan hidup bersih dan sehat di masyarkat, akan mampu mengendalikan penyakit yang berbasis lingkungan seperti diare, DBD, cholera, dll (mBinG)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan