KELOMPOK WANITA TANI ( KWT ) PUTRI REJO DUSUN KAJAR DESA POKOH KIDUL

Untuk mewujudkan ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup sepanjang waktu di daerah Wonogiri khususnya maka pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga harus diintensifkan di masyarakat. Hal ini menjadi prioritas pembangunan pertanian nasional dari waktu ke waktu. Ke depan setiap rumah tangga diharap dapat mengoptimalisasi sumber daya yang dimiliki, termasuk pekarangan, dalam menyediakan pangan bagi keluarga. Hal ini dapat diImplementasikan  dengan adanya pelaksanaan program kegiatan pemerintah yang dinamakan Kawasan Rumah Pangan Lestari ( KRPL ). Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) pada prinsipnya merupakan suatu konsep kemandirian pangan melalui pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga serta peningkatan pendapatan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bertanam sayuran yang merupakan kegiatan inti dari program KRPL dipandang cukup menarik dan sesuai dengan kondisi masyarakat pada umumnya. Sayuran adalah komoditas yang dibutuhkan setiap hari untuk konsumsi dan sumber gizi keluarga, sehingga pengembangannya dapat menghemat uang belanja. Bila ditekuni secara serius pengembangannya sayuran juga dapat menjadi tambahan pendapatan keluarga maupun kelompok tani.

Sayuran terdiri dari berbagai jenis yang sangat bervariasi, banyak pilihan yang tidak membosankan. Sehingga sangat strategis untuk memelihara motivasi anggota kelompok wanita tani dalam bercocok tanam secara berkesinambungan.

Wilayah Desa Pokoh Kidul secara umum mempunyai ciri geologi berupa lahan sawah yaitu tanah merah yang cocok sebagai lahan pertanian, sedangkan pekarangan / tegal merupakan tanah merah yang cocok untuk perkebunan. Dilihat dari kondisi tanahnya Desa Pokoh Kidul layak sebagai penerima manfaat bantuan dari program pemerintah melalui kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) untuk dilaksanakan sebagai kegiatan Kelompok Wanita Tani.

Kelompok Wanita Tani Putri rejoadalah sekumpulan ibu–ibu yang berlatar belakang petani yang berada di Dusun Kajar Desa Pokoh Kidul yang saat ini berjumlah 40 anggota. Kelompok ini sangat tepat apabila menerima manfaat dari kegiatan KRPL. KWT Putri Rejo Desa Pokoh Kidul merupakan salah satu KWT di Kecamatan Wonogiri Kota yang melaksanakan kegiatan KRPL tersebut. KWT Putri Rejo disyahkan oleh Kepala Desa Pokoh Kidul melalui Surat Keputusan Kepala Desa Pokoh Kidul Nomer 3 Tahun 2013 dan ditetapkan pada tanggal 3 Januari 2013. Kelompok Wanita Tani ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian dengan memberdayakan kaum perempuan. Pada tahun 2013 kelompok wanita tani  Putri Rejo beranggotakan sebanyak 15 orang dan sampai saat ini jumlah anggota telah menjadi 40 orang. Hal ini tidak terlepas dari semangat, kekompakan, kerja keras, dan keinginan kelompok untuk maju. Kelompok ini setiap bulanya mengadakan pertemuan rutin untuk membicarakan program – program dari pemerintah dan secara mandiri mengadakan iuran kas, tabungan yang disimpan pinjamkan untuk membantu kebutuhan para anggotanya

Dalam dua tahun terakhir ini KWT Putri Rejo telah mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk melaksanakan program KRPL. Pada tahun 2016 KWT Putri Rejo mendapatkan bantuan dari APBD Kabupaten Wonogiri berupa barang yang diserahkan kepada masyarakat senilai Rp. 16.000.000,-. Barang – barang tersebut untuk budidaya pengembangan pangan lokal, budi daya tanaman sayur, budi daya hortikultura, budidaya toga dan saprodi yang kesemuanya bernilai Rp. 10.000.000,- yang disebut dana pengembangan dan dibagikan kepada seluruh anggota untuk dapat dikembangkan di pekarangan rumahnya masing – masing. Kemudian untuk pembuatan Kebun Bibit Desa bantuan yang diterimakan adalah berupa budi daya sayuran, budi daya hortikultura, budi daya toga dan saprodi senilai Rp. 6.000.000,- yang disebut dana demplot. Keberadaan KBD berfungsi sebagai stok bibit untuk para anggota kelompok.

Dengan semangat gotong royong mbangun desa, rame – rame nyambut gawe yang melekat pada anggota KBD dapat berdiri dan berisi dengan segala macam tanaman sayur seperti, loncang, seledri, cabe, tomat, kangkung, sawi dan lain – lain serta terpenuhinya kebutuhan protein hewani yaitu adanya kolam lele yang berada di sekitar KBD. Selain itu di pekarangan rumah tangga juga sudah siap tanaman sayur – sayuran yang sehat yang siap dikonsumsi untuk kebutuhan gizi bagi anggota keluarganya. Bahkan sebagai bentuk aprisiasi dari pemerintah, KWT Putri Rejo dengan hasil tanaman sayurnya diikutsertakan dalam Pameran Hari Pangan Sedunia tingkat Kabupaten Wonogiri pada tahun 2016.

Tahun 2016 pemerintah kabupaten Wonogiri memandang KWT Putri Rejo sukses dan mampu melaksanakan kegiatan KRPL maka di tahun 2017 kembali pemerintah Kabupaten Wonogiri memberikan kepercayaannya kembali kepada KWT Putri Rejo untuk mengembangkan dana Bantuan Pemerintah Pusat senilai Rp. 15.000.000,- untuk melanjutkan program KRPL. Berbeda dengan bantuan tahun 2016 yang saat itu pemerintah memberikan bantuan berupa barang, maka untuk tahun 2017 pemerintah memberikan bantuan kepada KWT Putri Rejo dalam bentuk uang. Di sini kelompok dituntut untuk dapat semaksimal mungkin mengelola dana yang ada sesuai dengan kebutuhan yang telah dianggarkan oleh kelompok itu sendiri. Dan saat ini kegiatan itu telah berjalan. Kembali dengan semangat gotong royong, kerja sama dan kekompakan dana tersebut telah berubah dengan berdirinya KBD lengkap dengan tanaman sayurnya serta kolam lele untuk pemenuhan protein hewaninya. Dan di pekarangan rumah para anggotanya tumbuh subur tanaman sayur untuk kebutuhan gizi para keluarga anggotanya.

Memang kelihatannya mudah dan sepele, tapi tanpa kekompakan dan kerja sama para anggotanya kegiatan ini akan sulit berjalan. Secara langsung kegiatan ini akan sulit dirasakan manfaatnya, tetapi secara tidak langsung kegiatan ini sangat membantu perekonomian rumah tangga, uang belanja yang biasa dibelikan sayur bisa dialihkan untuk keperluan lainnya dan sayur dari kebun sendiri adalah sayur yang sehat, sayur yang aman untuk dikonsumsi yang dapat menyelematkan masa depan anak – anak kita. Ke depannya semoga KWT Putri Rejo akan lebih maju dan mampu dalam mewujudkan program –program dari pemerintah di bidang pertanian.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan